Hai, apa kabar semua yang senang membaca berapa kisah, entah itu tentang cinta tentang yang membuat kamu semangat atau yang selalu membuat kamu patah. Tetaplah semangat kita hidup tak sendiri ya kan masih ada tuhan yang membersamai kita, seperti kisah aku ini. Yuk lanjut part 3 in sya Allah setelah mendengarnya kamu pasti akan bangkit kembali.
Aku pernah mendengar sebuah Vidio di YouTube yang katanya begini.
"Kehebatan seseorang itu bukan karena ia gigih dalam berjuang, tapi itu semua karena Allah, saya mulai dari kecil saya sebagai pedagang es mambo pedagang asongan saya tidak pernah bermimpi tapi saya punya mimpi selalu, oleh sebab itu saya katakan kepada temen temen dalam hidup ini kita harus punya mimpi, tetapi mimpi itu kita juga yang harus membuat kenyataan" begitu lah yang ada dalam Vidio itu itu. Benar juga sih kalau kita hanya punya mimpi namun tidak mau mewujudkannya maka hanya tinggal angan saja.
Guru saya pernah bilang
"Orang itu boleh bermpi, tapi kalau hanya tidur maka akan banyak mimpi mimpi." Hee..
Ok, kita lanjut ke ceritaku yang penuh tantangan ini, dulu aku punya seorang karyawan, dia bekerja di resto ini udah lama sih mungkin karena resto ini selalu sepi pada hari itu dia pamit mengundurkan diri
" Pak aku mau pamit berhenti kerja, aku mau pindah ke situ"
" Apa? Kamu mau berhenti"
"Iya pak, di sini sepi gimana bapak bisa gajih saya"
Saat itu memang keadaan resto sangat sepi dan resto yang di depanku ini sangat ramai. Aku coba berbagai hal agar apa yang bisa aku lakukan membuahkan hasil, tapi aku tetap tidak patah semangat.
"Permisi pak!" Seseorang memanggilku dan membuyarkan lamunanku
"Iya?"
"Rasanya sangat enak" dengan dua jempolnya, orang ini pelanggan kedua setelah mamaku dia bilang Mie ayam ini sangat enak
" Oh, terimakasih" meski sekarang sendiri tetap harus bangkit.
Malam itu saat aku pulang dari resto badan setalah lelah seharian, aku duduk di depan foto ayah, dan aku berucap padanya.
" Ayah, apa yang membuat mereka membeli Mie ayah?" setelah menghela nafas sejenak kemudian memandangi wajah ayah lagi, dan lamunanku teringat saat waktu kecil dulu
" Coba nak, itu sangat enak"
"Cobalah!!" Dengan tanpa kata aku mengambil semangkuk mie ayam itu dan mencicipinya. Sungguh sangat enak, akupun menikmatinya sampai habis.
"Kamu harus menikmati rasa mie ayam ayah, enak kan?
" Sangat enak ayah"
Paginya aku punya agar orang orang orang mau mencicipi mie ayam ini, yah salah rahasia mungkin biarkan orang mencicipi baru membeli.
Aku menuliskan di sebuah kertas
" Parkir resto Rp 10.000 + gratis 1 mangkuk mie ayam"
Tak lama setelah itu ada satu yang datang dan benar juga setelah dia merasakan mie ayam itu dia langsung beli 3 bungkus
" Hei anak muda"
"Ya?"
"Saya pesan 3 bungkus mau saya bawak pulang"
"Ok pak" dengan senyum sumringah aku mulai membuatkannya.
Makin hari restoku makin ramai, orang orang pada senang dengan mie ayamku, udah hampir setiap hari gak pernah sepi dan aku juga jual di online dan Al hamdulillah banyak yang beli. Banyak banyak orang orang yang mempromosikannya, benar adanya kata kata pepatah
"Usaha takkan mengkhianati hasil"
sampai disini dulu ya ceritanya jangan pernah menyerah, tetap semangat.
"Usaha tanpa doa adalah sia dia, doa tanpa usaha adalah kebohongan yang nyata"
TAMAT
_MALAYSIA,17.03.2020_
0 Komentar